Banjir Melanda Ibukota Jakarta

Jakarta Banjir
Mengatasi masalah banjir di Jakarta bukan serta merta tanggung jawab Pemprov DKI, kitapun seharusnya sadar bagaimana harus memikirkan solusinya. Dikutip dari berita Detik.com “Jakarta Banjir di 54 Titik” dari Liputan6.com “Banjir di Perempatan Grogol”  dan dari Kompas.com “ Daan Mogot Macet Parah”. Inilah realita kota Jakarta yang masih berjibaku dengan permasalahan banjir, seolah-olah musibah ini sudah jadi budaya banjir tahunan.

Banjir Melanda Ibukota DKI Jakarta
Contohnya di daerah Grogol tepatnya depan mall Ciputra, air yang meluap ke jalan membuat kemacetan-pun terjadi karena pengendara sepeda motor dan mobil melambatkan lajunya. Para pengendara mencoba melewati genangan air tersebut. Akibatnya kendaraan dari arah Slipi tidak bisa berputar di bawah flyover karena kepadatan terjadi. Sementara itu, kendaraan dari arah Roxy tidak bisa langsung menuju Jalan S Parman dan harus memutar di depan kantor Indosiar, lalu masuk ke flyover dan ke arah Jalan S Parman. Dampak dari banjir tersebut berpengaruh sekali dengan trafik lalu lintas ibu kota Jakarta.

Lantas apa peran kita sebagai warga DKI,  apakah menyalahkan pihak tertentu karena tidak sanggup atau lambat menanggulangi banjir ibu kota? tentu tidak demikian. Mari berbagian mendukung program pemerintah dalam menanggulangi bencana banjir, salah satunya adalah “membuat fungsi sungai atau selokan dapat bekerja dengan baik” Sungai dan selokan adalah tempat aliran air sehingga jangan sampai kita mencemari dengan sampah atau menjadi tempat pembuangan sampah yang akhirnya menyebabkan sungai dan selokan menjadi tersumbat.
Banjir Jakarta
"Memperbanyak dan menyediakan lahan terbuka untuk membuat lahan hijau sebagai penyerapan air". Sebenarnya inilah yang sudah dikerjakan gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa tempat yang sudah di rubah fungsinya seperti Waduk Pluit, Kali Jodo, dan beberap tempat lain. Kembali ke topik masalah banjir, banjir yang terjadi sekarang ini sangat berbeda penanggulannya. Air yang biasanya lama surut butuh berjam-jam bahkan berhari-hari sekarang sudah bisa cepat ditanggulangi hanya butuh hitungan jam karena ketersediaan pompa dan saluran air yang sudah beres. Ada memang beberapa tempat yang tidak secepat surut tapi kita juga harus maklumi.

Mari bersama-sama berbagian mendukung program pemerintah, bukan hanya memikirkan tetapi juga melakukan!. Ingat, bahwa apa yang kita kerjakan juga menyangkut masa depan anak cucu dan untuk kepentingan bersama. Jadi kerjakanlah bagian kita dan dukung program-programnya. Yang baik dan yang sepatutnya diperjuangkan  harus diperjuangkan.

No comments:

Post a Comment

Silahkan teman-teman memberikan komentar, kritik dan saranya.

 

Iklan