Kapan Ya, Bajunya Tidak Kusut ??

Pagi hari ini saya diingatkan hal yang sederhana ternyata sangat mempengaruhi semangat saya. Pagi-pagi biasannya sebelum berangkat kekantor, Istri saya selalu menyiapkan baju kerja. Dengan menggosok ‘setrika’ baju, menyiapkan pernik-pernik kecil seperti kaus kaki dan pakain mana yang harus dikenakan, Sepertinya mungkin biasa dan mirip dengan rutinitas sehari-hari rasanya. Tersuar obrolan kecil, Istri bertanya sembari menggosok baju. Kapan ya.. Mas punya mobil? Jawab saya; kenapa Istriku? jawabnya; supaya bajunya tidak kusut waktu dikantor. Saya terdiam, sambil menjawab didalam hati; iya..ya, kapan saya bisa mempunyai mobil?!. Saben hari rute dari rumah ke kantor ditempuh dengan menggunakan sepeda motor, ini salah satunya yang menyebabkan waktu nyampai dikantor baju kerja menjadi kusut dan bau asap kendaraan. Namun jauh dari ini sesungguhnya ada maksud yang mendalam yang saya pribadi tidak sadari.

Belajar untuk menggunakan waktu dengan efisien, mungkin ini salah satu petunjuk agar secara pribadi saya tidak memboroskan waktu dengan tidak ‘bermakna’. Apa artinya? mengisi waktu dengan baik, mengerjakan bagian yang seharusnya dikerjakan dan melakukannya dengan sungguh-sungguh. Sepertinya mudah dan gampang secara teori karena hampir setiap hari hampir sudah dilakukan, namun sepertinya tidak segampang itu. Untuk mengerjakan pekerjaan yang ‘baik’ dibutuhkan satu konsekuensi dan komitmen yang baik pula. Harap-harap awal oktober  ini lebih semangat lagi, lebih sungguh-sungguh dan minta Tuhan yang memimpin.

Yuk.. mari kita isi dan tuangkan kreasi kita di awal bulan ini dengan kerja keras. Satu cara sederhana yang bisa dikerjakan dengan ulet dan telaten adalah mengerkerjakan hal-hal kecil namun pasti. Siapa lagi yang akan memberi dorongan serta motivasi kalau bukan dari orang-orang terdekat kita? Mungkin keluarga, rekan kerja, diri kita sendiri, atau bahkan lingkungan sehari-hari yang sering kita jumpai. Wah.. ini satu PR besar buat siapa saja, untuk memulai sesuatu yang bermakna dan ada hasil harus dibutuhkan komitemen dan bukan hanya teoritis saja. Semangat oktober..:).

3 comments

  1. Sugi, gw jadi terpacu untuk lebih semangat lagi. Semangat untuk datang tidak terlambat ngantor...hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga saja Bang Hendar :), jgn pantang menyerah dgn keadaan namun tetap komitmen terutama lebih pagi datangnya supaya tdk telat ngantor.

      Delete
  2. Mantep Bro, gw coba hari ini lebih semangat lagi.

    ReplyDelete

Silahkan teman-teman memberikan komentar, kritik dan saranya.

 

Iklan